Kolom Pencarian Menu Utama

Cuaca di negara kita memang sulit ditebak, ya? Beberapa hari bisa cerah, beberapa hari lagi bisa hujan deras. Dan kalau hujan terus-menerus, pasti yang tinggal di daerah rawan banjir akan deg-degan. Bayangkan, rumah bisa terendam air lagi. Selain perabotan rumah yang bisa rusak, motor kita juga bisa jadi korban kalau terendam air banjir.

Saat motor melewati banjir, ada beberapa dampak yang perlu diperhatikan, sobat oto. Air bisa masuk ke dalam komponen-komponen mesin dan sistem elektronik, seperti karburator, busi, kelistrikan, dan sistem rem. Oleh karena itu, setelah melewati banjir, segera lakukan pemeriksaan menyeluruh dan perawatan yang diperlukan.

Pertama, jangan langsung nyalain mesin kalau motor udah terendam air banjir. Kotoran dan lumpur bisa masuk ke mesin dan rusakin komponen di dalamnya. Jadi, jangan main nyalain motor. Periksa dulu karburator dan businya. Keringkan dulu businya supaya bisa nyala.

Busi

Caranya, lepas dulu busi dari motornya, lalu tutup lubang busi di mesin pake kain bersih dan kering. Lap busi, khususnya bagian elektrodanya. Setelah itu, pake sikat atau ampelas halus buat bersihin ujung elektroda atau kepala busi.

Periksa Karburator

Langsung aja ke bengkel buat buka mesin dan karburator motornya. Pastiin gak ada air di mesin atau karburatornya.

CVT – Khusus Matik

Kalau motor kamu jenis skutik, pastiin bagian di balik bak CVT-nya juga kering.

Kelistrikan

Buka semua komponen kelistrikan motor, kayak sakelar, konektor kabel, spul, starter motor, sampai fitting bohlam. Kalau gak diperiksa, bisa-bisa korosi bikin korsleting.

Oli Mesin

Pastiin oli di mesin gak bercampur air. Kuras oli mesinnya dan ganti filter oli. Kalo air campur oli, kemampuan oli buat ngelumasin bisa jadi menurun dan bikin komponen cepet aus. Ciri-cirinya, warnanya jadi cokelat susu.

Filter Udara

Pastiin kotak saringan udaranya kering. Kalau darurat, saringan udaranya bisa dilepas dan diganti yang baru.

Sistem Rem

Kalau motor tenggelam banjir, rem belakang seringkali ngunci sendiri. Biasanya karena kampas remnya basah atau lembab. Main-mainkan rem beberapa saat sambil motor jalan buat keringin tromolnya dan kanvas remnya.

Karat

Periksa juga komponen motor yang rentan karat, kayak rantai, sasis, dan yang lainnya di bagian bawah.

Setelah dicek semua itu, coba nyalain mesin buat cek kinerjanya. Kalau terasa normal, lebih baik ke bengkel yang kamu percaya buat periksa lebih dalam dan cek kompresi putaran mesinnya. Biar yakin motor kamu udah baik-baik aja.

Hai, jangan lupa bagikan tulisan

Hal Yang Harus Dilakukan Setelah Motor Terendam Banjir

di sosial media kesayangan Anda...
Facebook Twitter Google+

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *