Kolom Pencarian Menu Utama

Ketika kita mengganti ban motor kesayangan dengan yang baru, mungkin kita akan tertarik melihat garis warna-warni yang melingkar di sekitar telapak ban.

Namun, seiring berjalannya waktu, kita menyadari bahwa garis warna tersebut perlahan menghilang karena gesekan dengan aspal. Ternyata, ada arti dan fungsi yang menarik dari garis warna-warni pada ban baru ini.

Garis berwarna tersebut bukan sembarang ornamen; sebaliknya, itu berfungsi sebagai penanda yang membantu para karyawan dalam menyortir ban tanpa harus melihat ukuran yang tertera di dinding ban.

Fungsinya tidak hanya sebatas penanda, melainkan juga memudahkan proses sortir berdasarkan tipe, jenis, atau ukuran ban saat penyimpanan di pabrik.

Selain mempermudah di pabrik, garis warna-warni ini juga memberikan manfaat bagi konsumen. Mereka dapat menggunakannya sebagai petunjuk terkait kondisi ban.

Banyak konsumen yang melihat garis warna-warni sebagai indikator bahwa ban masih dalam kondisi baru, bukan hasil vulkanisir atau perbaikan. Dengan demikian, garis warna-warni bukan hanya sekadar elemen dekoratif, melainkan juga sebuah kode informasi penting bagi pengguna ban.

Tak hanya garis warna-warni, ciri khas ban motor baru juga melibatkan keberadaan “rambut ban” dan adanya titik-titik berwarna di bagian dinding ban.

Baca juga : Apa sih Fungsi Garis Tengah Ban Depan Motor ?

Semua elemen ini secara bersama-sama menciptakan identitas unik pada ban baru, memberikan informasi lebih lanjut tentang kualitas dan kondisi ban yang dapat dinikmati oleh para pengguna motor.

Dengan demikian, selain menjadi pelengkap visual, garis warna-warni dan ciri khas lainnya pada ban motor baru membawa makna dan fungsionalitas yang mendalam.

Hai, jangan lupa bagikan tulisan

Apa Fungsi Garis Warna pada ban? Ini Jawabannya

di sosial media kesayangan Anda...
Facebook Twitter Google+

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *