Kolom Pencarian Menu Utama

Ban motor adalah salah satu elemen paling penting dalam susunan sebuah sepeda motor. Dalam memilih ban untuk sepeda motor, diperlukan penyesuaian dengan jenis jalan yang akan ditempuh, terutama dalam kondisi cuaca basah seperti yang kita hadapi saat ini.

Ketika kita sembrono dalam memilih jenis ban, kita bisa sangat rentan tergelincir karena daya cengkram ban yang tidak efektif. Pilihan ban motor yang tersedia meliputi ban kering, ban basah, dan bahkan ban yang cocok untuk berbagai jenis kondisi jalan. Lalu, bagaimana seharusnya kita memilih ban yang tepat ketika musim hujan?

Pilih ban basah yang memiliki banyak alur

Sebenarnya ban motor bawaan dari pabrik sudah cukup mumpuni untuk digunakan di segala kondisi jalanan. Namun jika memang ingin lebih safety, disarankan untuk menggunakan ban basah atau ban yang alurnya banyak, untuk digunakan dalam kondisi trek basah atau hujan.

Saat melewati jalur basah, ban yang memiliki banyak alur akan membuat air hujan menjadi lebih mudah melewati sela-sela permukaan ban. Dengan demikian, berkendara akan menjadi lebih aman dan terhindar dari risiko jatuh dan tergelincir.

Jangan gunakan ban bertapak kecil

Penggunaan ban bertapak kecil saat musim hujan sangat tidak direkomendasikan karena dapat membuat motor menjadi rentan tergelincir. Oleh sebab itu, direkomendasikan untuk menggunakan ban bertapak lebar agar lebih aman saat melintasi jalanan basah.

Sesuaikan tekanan angin ban

Selain pemilihan ban yang tepat, kondisi tekanan angin ban juga dapat berpengaruh saat motor melintasi jalanan basah. Misalnya ban yang terlalu tinggi tekanan anginnya akan membuatnya tidak dapat mencengkeram jalanan dengan kuat.

Sementara tekanan angin ban yang terlalu rendah akan membuat ban menjadi lebih mudah aus. Oleh sebab itu disarankan menyesuaikan tekanan ban motor dengan jumlah yang tepat.

Pilih ban dengan motif searah

Saat berkendara dalam rutinitas keseharian, disarankan untuk menggunakan ban motif yang searah. Ini berlaku untuk semua tipe ban, baik ban basah maupun ban kering.

Perhatikan kecepatan berkendara

Dalam kondisi trek basah maupun trek kering, dianjurkan untuk tetap berkendara dalam batas kecepatan aman dan tidak kebut-kebutan. Kecepatan yang berlebih saat mengendarai sepeda motor di musim hujan dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

Hindari Menggunakan Ban Semi-Slick

Masih berkaitan dengan tips pertama, ada baiknya kamu menghindari memilih ban yang memiliki sedikit alur. Sederhananya, ban dengan sedikit alur atau biasa disebut semi-slick tidak disarankan untuk melewati kondisi jalanan basah karena daya cengkramnya yang tidak maksimal. Hal ini disebabkan karena air tidak bisa terempas dengan baik di bawah ban. Akibatnya, ban bisa mengalami selip yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Sebagai informasi ban dengan minim alir sejatinya dibuat untuk memberikan daya cengkram yang baik. Namun, penggunaannya akan lebih maksimal pada jalanan kering. Sementara, pada jalanan basah, ban dengan alur yang banyak akan memberikan daya cengkram yang lebih baik. Biasanya ban semi-slick digunakan untuk keperluan balap karena memiliki profil dinding yang lebih tipis.

Hai, jangan lupa bagikan tulisan

6 Cara Memilih Ban Motor yang Cocok saat Musim Hujan

di sosial media kesayangan Anda...
Facebook Twitter Google+

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *